Pingin cerita, pingin nulis, nulis cerita, walaupun
ceritanya gak jelas, gakpapa yang penting nulis karena merupakan salah satu
kesuakaanku saat mengisi waktu luang merefleksikan diri, apalagi sambil
dengerin lagu Avenged Sevenfold.
Kemarin di blog ini, postingan yang sebelum ini, ngepost
tulisan yang aku kasih judul Angan, suatu angan yang ada dalam pikiran untuk
membuat sebuah karya, cieehh karya.. dalam bentuk tulisan. Sebuah hayalan yang
ditulis.
Kemarin ceritanya eeem.. lupa, ini aja anggap kelnjutanya,
beginilah ceritanya…
Seorang mahasiswa yang sederhana, dan sedang dalam tingkat
akhir. Ia merupakan salah satu agen rahasia yang bekerja menyelidiki sebuah
perusahaan yang melakukan bisnis sebuah virus yang membuat orang sakit dan
perusahaan itu juga membuat penawar virus tersebut juga melakukan pencucian
uang digunakan untuk narkoba, selain itu juga melakukan pencemaran lingkungan
dari hasil produksinya yang menyebabkan kerusakan lingkungan.
Sebuah perusahaan besar yang menjadi sebuah group, group
yang diberi nama Croto Group terdiri dari lima perusahaan dari kelima empat
diantaranya melakukan kejahatan. Ketika sebuah korporasi melakukan kejahatan
itu sungguh luar biasa, semua terorganisir, rapih berjalan lancar.
Seorang mahasiswa yang tidak terkenal dia hanya orang
biasa, nilai mata kuliah pun semua ia dapatkan dari A, B, C, D, E itu semua
tidak masalah, sekalipun ia jomblo karena beberapa teman dekatnya kini sudah
memeliki pasangan.
Dibalik kekalemanya, kesederhanaanya, kebodohanya diluar
kampus ia merupakan salah satu orang yang penting, orang yang ditakuti
sekaligus diburu oleh para penjahat kelas atas. Pekerjaanya itu tidak diketahui
oleh temen-temanya.
Semua berawal saat ia masih kuliah pada semester 3, ia
mengalami hari yang berat hingga membuatnya seakan berhenti untuk kuliah. Malam
hari ia keluar berjalan kaki untuk menikmati suasana malam Kota Jogja,
disekitaran kampusnya. Malam yang hamper mendekati tengah malam ia berjalan
sambil menikmati rokok yang dipegang ditangan kirinya. Asep rokok Marlboro
baunya begitu tercium menyengat, ia berjalan dengan lunglai.
Ditengah-tengah perjalanan untuk pulang ke kos, ia melihat
sekerumunan pemuda yang perkiraan usianya 22 tahun. Mereka sedang bergurau
dengan yang lain sambil merokok, saat ia lewat mereka menghadangnya untuk
meminta, merampas. Dengan tenang ia menghadapi mereka yang terdiri dari lima
orang.
Seperti dalam film Jack Richer, lima orang berarti hanya
akan menghadapi 3 karena saat ia menghajar yang kanan orang yang sok sangar itu
maka si baju hitam ia akan lari, begitu menghajar yang diperkirakan salah satu
bosnya maka orang yang mengenakan jaket rocker ia akan mundur. Jadi ini sama
saja 3 lawan dua, bahkan ketika bosnya dihajar maka tinggal satu yang berani
melawan, satunya lagi akan mundur dan pergi.
Tak perlu waktu lama untuk menyelesaikan masalah ini, hanya
dengan hitungan detik mereka berlima meninggalkan mahasiswa tersebut.
Seandainya temen-temen kuliahnya mengetahui nya gak aka nada yang menyangka
kalo ia merupakan seorang yang pandai berantem apalagi seorang agen rahasia.
Ia direkrut saat itu bertemu dengan salah satu agen rahasia
yang sedang bertugas. Dalam masalah kelompok penjahat perampok bank serta
pendistribusi barang haram juga geng yang memiliki situs judi online yang
menghasilkan milyaran rupiah.
Ketika itulah ia terlibat dalam aksi pemeberantasan judi
online, seorang petugas yang melihat adanya kemampuan pada dirinya maka ia
merekrut untuk bergabung sebagai agen rahasia. Sejak itulah kesepakatan terjadi
untuk menjadi seorang agen, saat itu pula ia wajib untuk tidak aktif di sosmed.
Setiap minggunya ia dilatih seperti menembak, berantem,
mengendarai mobil, mengggunakan alat komunikasi. Walaupun sudah memiliki
kemampuan untuk jadi seorang agen namun perlu dilatih agar lebih mahir.
Setelah menghajar sekumpulan pemuda brengsek, ia
melanjutkan langkah kakinya menuju kos, mengambli sebungkus rokok Marlboro yang
berada disaku kanan jaketnya ia mengambil sebatang dan membakarnya, fiuuhhh…
hembusan asep kaluar dari bibirnya yang sedikit terluka mengeluarkan sedikit
darah.
Dia orangnya kalem tak begitu keren tampil dengan apa
adanya, kemana mana jalan kaki ataupun pake kendaraan umum.
Salut Juga bisa melawan 5 Orang sekaligus ...
BalasHapusWah keren, orang kalem dan di kampus dianggap orang yang bodoh tapi memiliki kekuatan yang tersembunyi.
BalasHapusO_O Wih, hebat bisa lawan banyak...
BalasHapusTapi gaya hidupnya agak kurang sehat dan hemat yah,
senengnya merokok bakar uang :D heheheheh