Senin, 26 Desember 2016

Tahapan

Aku lihat matahari bersinar di siang hari
Aku merasakan hujan di malam hari
Bagaimana aku yang begitu merindukanmu

Seperti seorang anak yang ingin menjadi seorang pria
Kita seperti sosiopat yang tanpa komunikasi, sayang
Kerinduan yang begitu dalam
Pernahkah kau merasakanya untukku

Katakan bagaimana saat malaikat mengambil nyawa
Bagaimana rasanya
Bersinar memancarkan cahaya menerangi menuju jalan malam
Ketakutanku diluar kamampuanku
Tak ingin kehilanganmu

Katakan padaku benarkah semua ini nyata
Rasa takutku begitu dalam
Aku tidaklah gila
Dekaplah padaku, sayang

Bisakah kita berpisah, hanya kematian yang memisahkanya
Katakanlah padaku
Rasa takutku telah membuatku seakan gila
Namun aku tidaklah gila
Datanglah dan dekaplah, aku rindu akan dirimu



6 komentar:

  1. Aduh, jadi sedih bacanya. Seperti kerinduan yang mencekam.

    BalasHapus
  2. Keren puisinya. Lagi hubungan jarak jauh ya sama pacar? Hmmm. Rindu yang mencekam.

    Eh ini Adi bukan sih? Blogmu ada dua cees?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, Son. ya gitulah. hehee.

      Iya ini aku, Adi. ini blog temenku yang aku kelola bareng. Iuti yah, biar ada pengikutnya.

      Hapus
  3. Semua orang takut banget ya ama yang namanya "pisah"

    BalasHapus

Jangan beranjak dulu, tinggalin dulu komentarnya. biar kami tau kalo kamu kesini. kunjungan anda sangat berarti.