Minggu, 19 Februari 2017

Memori

Terbangun mendengar suara rintikan hujan
Saat aku ingin kamu menjadi satu satunya
Tiada pengganti dirimu

Disaat aku terlelap dalam kesunyian
Terbawa angin melintasi senja
Hal yang tak aku duga kehadiranmu dalam hidupku
Tersadar dalam diriku teringat kenangan
Aku teringat akan dirimu

Tertunduk meneteskan air mata akan kesalahanku
Aku rasakan seakan langit runtuh
Tak ada kehadiranmu
Sunyi senyap membawa angin lunglai
Melintasi keindahan bunga bermekaran

Musim penghujan membasahi kota akan kerinduan dirimu
Aku teringat akan dirimu
Ingin selalu menjadikanmu satu satunya yang aku cinta
Melintasi garis melawan bebatuan beracun

Aku teringat akan dirimu
Hujan membasahi pepohonan
Terjebak dalam memori kerinduan akan dirimu
Aku selalu teringat kamu

Aku mencintaimu

Kerinduanku begitu dalam, apalah daya aku yang seperti ini. Kita pernah sama-sama saling mencintai sama –sama saling merindukan. Berharap kita untuk dapat bersama selamanya hanya kematian yang akan memisahkan kita.

Jarak yang memisahkan membuatku selalu rindu ingin berjumpa, tapi kini kita semakin renggang. Terbangun di pagi hari teringat bahwa tak ada dirimu, memori ini membuatku seakan meneteskan air mata. Senyumanmu yang begitu indah, suaramu yang begitu merdu lama tak aku lihat tak ku dengar. Hanya do’a yang bisa aku lakukan untuk memelukmu dari jarak jauh, semoga kita dipersatukan dalam sebuah ikatan pernikahan yang di ridhoiNya. Kamulah wanita yang selalu aku banggakan yang membuat hariku penuh warna.

Semoga kamu baik-baik selalu disitu, aku begitu mencintaimu, maaf atas keegoisanku. Rasa rinduku, rasa takutku akan kehilanganmu diluar kendaliku. Aku yang selalu ingin menjadikanmu satu satunya.

Ingatkah saat kita sama sama saling merindukan, hingga senyum manis dengan wajah berseri saat kita dipertemukan melapas kerinduan berbicara banyak hal.

Ya Allah persatukanlah kami dalam sebuah ikatan pernikahan yang Engkau ridhoi, jadikanlah kami berjodoh. Pertemukanlah kami, jagalah dan lindungilah dia selalu.
Aku mencintaimu.

**
Eumm... gimanatulisan ini?? Lebay banget tah??  Sekarang aku memposting tulisanku lewat blog ini, akan lebih sering di blog ini dari pada di blogku yang pisaukaraten.blogspot.co.id.

***
Crotoant, sebuah blog awalnya dibuat untuk memposting soal berita atau informasi yang bisa bermanfaat, tapi karena temenku sibuk belum ada waktu buat ngisi postingan jadi blog ini aku isi tulisanku yang jadinya ke blog personal. Postingan yang aku tulis galau semua, entahlah. Beda sama yang di blogku pisaukaraten.
Terimakasih telah membaca, karena pembaca sangat kami harapkan. Pembaca merupakan pahlawan bagi kami. ^_^

Jadi gimana menurut kalian tentang postingan ini?
Posting oleh Adi.

19 komentar:

  1. lah kirain si abang ini jomlo
    engga tau mah udah punya kekasih
    siapa kekasihnya? si tovan ya?
    .
    udah bang
    bawain duit, lamar si tovan eh ceweknya
    daripada trus kangen
    kan mending kalo dah merit bisa satu rumah
    .
    oh iya bang
    emang langit runtuh itu kayak gimana? kok bisa-bisanya sih langit runtuh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lha emang iya.
      Sialan, kau ini Nik.

      aku juga gak tau kek gimana rasanya.

      Hapus
  2. Bagus banget Di sajaknya. Dalem ini mah. Lagi galau sama si doi ya? Hmmm.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, Son. Sedalem kali ciliwung ya,. yaa begitulah. hehee..

      Hapus
  3. terjebak dalam balutan rindu
    bagaimana rasanya
    ingin bertemu
    semua pernah merasakannya
    ini bukan masalah tak ingin
    ini hanya masalah waktu

    hehe,,, trims untuk hadirnya salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rasa rindu ini begitu menyiksa
      Dan aku baru merasakanya
      Semoga waktu mempertemukan
      Kalaupun tidak ada waktunya bisa mengiklaskan

      Sama-sama, Mba. Assalamualaikum.

      Hapus
    2. waallaikumsallam
      Andai waktu tak ingin bertemu
      Biar tetap indah dalam kenang
      Karena tak kuasa memaksa
      Biarlah doa yang mendekatkan

      hehe sore

      Hapus
    3. Iya
      Doa selalu ku panjatkan.

      Hapus
  4. Teringat akan senyumu
    Yang slalu mengoda ingatan
    Dan membeku dalam hati
    Kapan kau kembali.

    Hehe.. Salam kenal kembali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berharap secepatnya kembali
      biar tidak membeku dalam hati

      makasih, sama-sama.

      Hapus
    2. Jangan biarkan hati membeku
      Untuk menunggu yang belum pasti itu

      Hehehe..

      Hapus
  5. Eh'hemm... Semoga saja yang dirindukan membaca tulisan di atas, dan mengerti akan kerinduan sang penulis pada seseorang yang dirindukan.

    Ah... Aku jadi baper. Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga begitu, dia mau membuka blog ini dan membacanya juga mengerti.

      Lha malah baper. hooo

      Hapus
  6. Ya Ampuun Di, aku kira siapa?!

    Galau banget inimah, yang baca bisa bisa ikutan baper. Tapi untuk cinta mah semua yang lebay bisa di maklumi, kebanyakan orang juga gitu.

    Semoga segera nikah ya Di, aamiiin ya Robb :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dikiranya siapa Rum? Aku ini (Adi).

      hehee iya juga sih, tapi keknya gimana gitu ya, galaunya telat aku.

      Amiinnn. hehe

      Hapus
  7. Ujung ujungnya baper mau nikah. Sama. YHA~ :(

    BalasHapus
  8. Ooohh. Jadi ini blognya mas adi ya? wahahah, di komentarku yang pertama di blog ini, aku kira ini kembarannya mas adi gitu, soalnya templatenya mirip. Ternyata ini beneran mas Adi. xD

    Blog ini awalnya dibuat untuk posting berita dan informasi2 yang syahdu bin baper ya mas Adi. Mueheheh

    BalasHapus

Jangan beranjak dulu, tinggalin dulu komentarnya. biar kami tau kalo kamu kesini. kunjungan anda sangat berarti.